iklan hut ri ke 75 kelurahan wapunto

Hindari Gerakan Parrewa di PilKada Muna

Hindari Gerakan Parrewa di PilKada Muna
Foto : Ilustrasi

Lafal Muna.Com, Kendari ---  Idealnya Pilkada Muna harus disambut dan dilaksanakan dengan santun serta berkeadaban agar lahir pemimpin yang terbaik demi hajat hidup masyarakat Muna , sehingga gerakan atau cara Parrewa harus dihindari, karena tak memberi  efek positif dan pendidikan demokrasi yang bermartabat dan berkebudayaan.
    Demikian siaran pers  Mudatsir Silondae. S. Sos. yang diterima Lafal Muna.Com menyikapi dinamika kondisi terkini di Muna, dimana mulai terjadi dua kubu yang saling berhadap hadapan, yang ujung ujungnya tak memberi pencerahan untuk masyarakat. “ Saya meminjam istilah Parrewa, untuk mengatakan premanisne. Parrewa  biasa digunakan Prof DR Saafi Maarif, mantan Pimpinan Muhammadiyah. Sehingga saya minta hindari gerakan parrewa menyambut PIlkada Muna. Laksanakan Pilkada dengan santun dan berkeadaban, sehingga hasilnya lahir pemimpin yang terbaik untuk Muna, “ ujar Mudatsir.
    Siapapun yang akan terpilih sebagai Bupati, itu adalah kehendak rakyat, dan semua harus memaknai  sebagai wajah demokrasi, karena rakyatlah yang berdaulat. Sehingga semua kandidat harus menampilkan jualan yang terbaik, bukan saling memojokan. “ Saya membayangkan, Pilkada Muna harus lebih cantik, karena yang tampil adalah putra putra Muna yang terbaik, dengan jejak rekam yang terpuji. Artinya, kurang eloklah, kalau putra terbaik yang bertarung, lalu menyuburkan cara cara parrewa. Mari kita bersepakat, agar pilkada terlaksana dengan mengedepankan marwah demokrasi yang bijak.Simpulnya  persoalan menang dan kalah bukan tujuan, “ terang Mudatsir
    Sosiolog alumni Unhalu ini menambahkan,  sikap dasar manusia adalah ingin tampil yang terbaik, demikian pula halnya dengan semua calon yang bertarung di pilkada Muna yang didalam hatinya bergemuruh adalah optimisme untuk menang. . Namun makna terbaik dengan ujungnya adalah kemenangan harus terjadi secara alamiah, tanpa gesekan yang merusak sendi demokrasi, yang tentu saja simpul simpul masyarakat yang bermartabat.

Penulis : Cr 6

Editor : Syahrial Ashaf

Tag : Pilbup Muna